ku usap air mata yang berjujuran
ku tepis semua kesedihan di hati
di keheningan malam yang sunyi
ku berdiri teguh dengan sendiri
hati ini meraung tidak terhenti oleh waktu
merasakan keperihan hati yang amat tersakiti
ku cuba lupakan luka yang tergores di sanubari
namun tidak semudah itu dia menghilang
engkau telah menyeksa jiwa ini
seolah-olah aku tidak punya rasa
engaku mendera hati ini
seolah-olah aku seekor semut yang tidak berdaya
berkeluh hati ini
meronta-ronta jiwa ini
luka di hati semkin menusuk hati
oleh manusiaa durjana yang kejam
sudah tidak tertahan lagi
semakin lama luka ini menjadi sengsara
cuba aku melupakan rasa yang sudah lama ku pendam
namun , , ,
tidak mudah aku menghilangkannya
kerana luka itu sudah menjadi parut yang amat mendalam
rasanya ku ingin marah
namun ku hanyalah sendiri di sini
ingin ku buktikan
pada sesiapa saja yang ada
bahwa hatiku kecewa ~~~
No comments:
Post a Comment